Foto by didut
Minggu siang (8/04) kemaren, forum wedangan mengadakan kegiatan berbagi dengan nara sumber Rhenald Kasali. Beliau adalah dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan Ketua Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi universitas Indonesia. Forum wedangan sendiri adalah komunitas berbagi ala penggiat pengusaha yang ada di Semarang.
Tema yang dibahas adalah sosial entrepreneurship. Dengan memakai pakaian hitam, pak Rhenald yang ditemani moderator cukup santai membawakan materi mengingat ruangan yang digunakan pun sangat nyaman. Rasa rumahan banget. Saya sendiri sangat bangga bisa hadir ditengah orang-orang hebat ini.
Seorang sosial entrepreneurship berbeda dengan seorang pekerja sosial, kata pak Rhenald. Karena seorang sosial entrepreneurship dan pekerja sosial meski tujuannya sama, namun caranya berbeda. Jika sosial entrepreneur bisa mendapatkan dana dengan cara nya sendiri tanpa menunggu, maka pekerja sosial selalu menunggu dana cair. Jika tidak ada terkadang bisa nggak jalan programnya.
Kesederhanaan atau low profil benar-benar ditunjukkan di acara siang hari tersebut. Dengan jumlah peserta sekitar 50 orang lebih, acara yang turut dimeriahkan oleh JRUkustik membuat suasana tidak saja bermanfaat tapi juga mendapat sedikit hiburan. Terlebih adanya kehadiran sosok budayawan Semarang, Prie GS.

Timeline #forwed :
- Social Entrepreneur nggak mengharamkan kerjasama dg perusahaan utk menciptakan value
- Social Entreprenerurship Jawa Tengah ada wadahnya lho namanya AKSI alias Asosiasi Kewirausahaan Sosial Indonesia
- dulu orang entrepreneur gak disukai sama kaum priyai *barutahu
- Prinsip itu dipegang teguh, bukan utk dipamer-pamerkan kepada orang lain, dlm melaksanakannya harus bijak
- Gak usah lagi protes-protes kepada pemerintah, lebih baik membangun seperi menjadi sosial entrepreneurship
- Social entrepreneur itu yg dicari kebahagiaan, bkn menghabiskan dan menutup jalan rejeki orang lain
- Orang yang transformatif dan inovatif adalah orang yang banyak tersenyum
- rang yang punya masalah adalah peluang bagi orang yang jeli memanfaatkan peluang
- Orang2 kayak pak Rhenald Khasali ini perlu dikloning yg banyak buat Indonesia lebih bagus
- Seminar/buku cara cepat jadi kaya itu terlalu indah, isinya akan lebih banyak bohongnya #RhenaldKasali #ForWed
- Hukum itu kayak pisau: cuma tajam ke bawah tapi tumpul ke atas
- Social entrepreneur nggak cuma memikirkan untung semata tp juga gimana membantu sesama
- Prinsip social entrepreneurship tdk menimbulkan ketergantungan pd yg menerima bantuan
- entrepreneur memberikan orang gak bayar bisa. bahkan memberikan yang terbaik bagi orang tersebut
- Kalau pemerintah “mati” dan gak bisa diandalkan, kitalah yg bergerak utk mengubah
- Tidak ada yang bisa mengubah kehidupan bangsa ini selain ENTREPRENEUR!
Itulah sedikit kutipan yang diambil dari #forwed. Jika kalian masih tertarik boleh dicari dengan kata kunci tersebut. Sosial entrepreneurship bukan saja memikirkan bagaimana mendapatkan keuntungan bagi dirinya sendiri tapi lebih banyak memikirkan orang banyak. Alhamdulillah, saya sendiri bisa ketemu dengan beliau dan rekan-rekan para pengusaha. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Posted by

@ASMARIE_



