
Jum’at (28/09) kemarin, acara Morning Tea berlangsung di Elrina Pandanaran. Hari masih pagi, mereka, para GM Hotel, pemilik pusat oleh-oleh, travel, disbudpar kota Semarang, beberapa media dan onliner semarang nampak bersemangat mengikuti event ini.
Morning Tea adalah ajang bertemunya para GM Hotel, pemilik pusat oleh-oleh, travel dan Disbudpar kota Semarang yang diadakan setiap bulan. Beruntung bagi kami, sebagai blogger, kami bisa ikutan event ini untuk pertama kalinya.
Morning Tea kali ini membahas tentang Simpang 5. Ikon kota Semarang yang selalu ramai dengan aktivitas masyarakat kota semarang. Selama puasa sampai bulan puasa sampai bulan September, banyak warga bermain sepatu roda (inline skate) disana. Lalu lintas sering kali macet, karena banyaknya PKL disekitar Simpang 5, padahal sudah dinetralisasi.
Untuk menghindari hal tersebut, pemerintah mencoba memindah tempat bermain sepatu roda di untuk mengatasi masalah kemacetan. Ketika ada event di Simpang 5, siapakah yang lebih diuntungkan? Seperti inilah yang kami tangkap dari acara jumat pagi.

Pendapat kami sih, mana yang terbaik aja bagi pihak-pihak yang memiliki kepentingan. Kami sebagai masyarakat sebenarnya juga menginginkan suasana ramei ini meski dampaknya membuat macet jalanan. Mudahan mereka memiliki solusi buat masyarakat.
.
…
Informasi dan Pemasangan Iklan
Kontak kami via email : dotsemarang [at] gmail.com
Follow @dotsemarang



